Postingan

What is Calling - Yeremia 1:5-10

Gambar
  What is Calling ? Yeremia 1:5-10 Oleh: Pdt. Refamati Gulo, M.Th. Pengantar Panggilan ( calling ) adalah suatu karya Allah yang berakar pada kehendak-Nya yang berdaulat dan kasih karunia-Nya yang tak terbatas. Panggilan bukan sekadar undangan, melainkan tindakan aktif Allah dalam menggenapi maksud kekal-Nya dalam Kristus. Sejak kekekalan, Allah telah menetapkan untuk menyelamatkan umat-Nya, dan salah satu cara Ia menggenapi rencana tersebut adalah melalui panggilan. Dalam narasi keselamatan, panggilan adalah momen di mana Allah mulai mengerjakan keselamatan secara pribadi dan nyata dalam hidup seseorang. Dalam pandangan teologi Reformed membedakan dua bentuk panggilan: panggilan umum dan panggilan efektif . Panggilan umum adalah pewartaan Injil kepada semua orang. Allah, melalui Firman-Nya, memanggil manusia berdosa untuk bertobat dan percaya kepada Yesus Kristus. Namun, karena kondisi manusia yang telah jatuh dalam dosa, yang sepenuhnya rusak dalam kehendak, pikiran, dan k...

Mengasihi Tuhan dan Hidup Menurut Jalan-Nya (Ulangan 30:15-20)

Gambar
  Mengasihi Tuhan dan Hidup Menurut Jalan-Nya (Omasi’õ Lowalangi ba Tõrõ Lala Andrõ Khõ-Nia) Ulangan 30 : 15 - 20 Oleh: Pdt. Refamati Gulo, M.Th. Pengantar Renungan terhadap firman Tuhan pada hari ini memiliki peran yang sentral dalam membentuk perspektif hidup, khususnya dalam proses pengambilan keputusan pada tingkat individu, keluarga, maupun komunitas atau organisasi. Renungan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembelajaran keagamaan semata, menambah pengetahuan iman, melainkan juga sebagai fondasi penentu arah hidup secara holistik (menjadi dasar yang menuntun arah hidup kita secara menyeluruh). Firman Tuhan dalam Ulangan 30:11-20 mengajarkan bahwa kita semua baik sebagai pribadi, keluarga, maupun komunitas dihadapkan pada pilihan antara hidup dan kebinasaan. Pilihan itu sangat bergantung pada sejauh mana kita mau taat, memahami, dan melakukan kehendak Tuhan dalam hidup kita. Namun, tengah perubahan zaman yang begitu cepat, khususnya di era Society 5.0 yang ditandai ...

Media Sosial dan Hati yang Gelisah

Gambar
  Media Sosial dan Hati yang Gelisah Oleh: Pdt. Refamati Gulo, M.Th. Pengantar Dalam era digital ini, media sosial telah menjadi ruang atau wadah yang sangat akrab bagi banyak orang, tempat di mana isi hati dengan mudah dicurahkan, baik dalam bentuk kesedihan, kemarahan, kekecewaan, maupun kebingungan. Tidak jarang media sosial digunakan sebagai pelarian instan ketika seseorang merasa tertekan atau tidak didengar dalam kehidupan nyata. Seakan-akan, membagikan pergumulan secara publik memberikan rasa lega dan menjadi sarana "pemulihan" yang cepat. Namun sering kali, ketika orang-orang di sekitar memberikan teguran, kritik, atau bahkan nasihat yang membangun, respons yang muncul justru adalah penolakan, kemarahan, atau rasa tersinggung. Alih-alih merenungkan kritik tersebut, mereka semakin larut dalam kemarahan dan kembali melampiaskannya di media sosial, menciptakan siklus yang berulang. Apakah fenomena ini adalah penyakit batin yang semakin mewabah, ataukah ini adalah keb...

Jalan Kerendahan Hati (Ibrani 2:5-18)

Gambar
  Jalan Kerendahan Hati Ibrani 2:5-18 Oleh: Pdt. Refamati Gulo, M.Th. Kerendahan hati bukan sekadar sikap moral, melainkan respons teologis yang lahir dari pemahaman akan kebesaran Allah dan keterbatasan manusia. Allah adalah Pencipta yang Mahasempurna, sementara manusia adalah ciptaan yang telah jatuh dalam dosa (Roma 3:23). Kesadaran ini menempatkan manusia dalam posisi yang seharusnya tunduk dan rendah hati di hadapan Allah. Kerendahan hati berakar pada doktrin anugerah, bahwa keselamatan bukan hasil usaha manusia, melainkan murni pemberian Allah melalui Kristus (Efesus 2:8-9). Karena itu, tidak ada ruang untuk kesombongan rohani; semua adalah karena anugerah. Calvin menekankan bahwa pengenalan Allah yang sejati membawa manusia pada pengenalan diri yang benar, yaitu kesadaran akan ketidaklayakan diri dan kebutuhan mutlak akan Kristus. Kerendahan hati juga menjadi dasar kehidupan jemaat, di mana orang percaya dipanggil untuk saling melayani dan menganggap yang lain lebih utama (F...