Postingan

Alangkah Baiknya Hidup Rukun (Mazmur 133:1-3) - Pdt. Refamati Gulo, M.Th.

Gambar
Alngkah Baiknya Hidup Rukun Mazmur 133:1-3 Oleh: Pdt. Refamati Gulo, M.Th.
Gambar
  Aku Telah Melihat Allah Kejadian 32:22-32 Oleh: Pdt. Refamati Gulo, M.Th. Pengantar Ketika kita mendengar kata pemulihan, pikiran kita sering diarahkan pada sesuatu yang rusak, hancur, atau hilang, lalu diperbaiki dan dikembalikan ke keadaan semula, bahkan menjadi lebih baik. Dalam kehidupan sehari-hari, pemulihan bisa kita lihat saat sebuah rumah tua diperbaiki, saat seseorang pulih dari sakit, atau saat hubungan yang renggang dipersatukan kembali. Pemulihan adalah tanda adanya harapan baru setelah masa-masa yang berat. Pemulihan umat Tuhan berbicara tentang karya Allah yang tidak pernah meninggalkan umat-Nya meskipun mereka jatuh dalam dosa, mengalami hukuman, atau melalui masa penderitaan. Nabi Amos dengan tegas menegur bangsa Israel karena dosa-dosa mereka yaitu melakukan ketidakadilan, penyembahan berhala, dan hati yang menjauh dari Allah. Hukuman Allah dinyatakan, tetapi pada bagian akhir kitab Amos kita melihat secercah harapan: Allah berjanji akan membangkitkan kembal...

TUHAN Mengasihi Segala Bangsa (Maleakhi 1:1-6)

Gambar
  TUHAN Mengasihi Segala Bangsa Maleakhi 1:1-6 Oleh: Pdt. Refamati Gulo, M.Th. Pengantar Kasih Tuhan bagi segala bangsa merupakan suatu kisah panjang yang melintasi sejarah manusia. Sejak awal penciptaan, Allah tidak pernah membatasi kasih-Nya hanya pada satu kelompok, suku, atau wilayah tertentu. Pemilihan Israel dalam Perjanjian Lama bukanlah tanda bahwa Allah mengabaikan bangsa-bangsa lain, melainkan bagian dari rencana besar-Nya untuk menghadirkan berkat bagi seluruh dunia. Tujuan Allah mengasihi segala bangsa adalah agar semua manusia mengenal Dia, mengalami penyelamatan-Nya, dan hidup dalam damai sejahtera yang berasal dari-Nya. Namun rencana kasih Allah ini menimbulkan sebuah pertanyaan: bagaimana mungkin Allah memilih satu bangsa untuk dipakai tanpa meniadakan kasih universal-Nya kepada seluruh umat manusia? Di sinilah keindahan karakter Allah tampak jelas. Ia bekerja melalui satu bangsa, tetapi kasih dan tujuan-Nya melingkupi seluruh bumi. Pada masa kini, gambaran ka...

INJIL ADALAH HARAPAN YANG PASTI DI TENGAH TANTANGAN ERA POST-TRUTH (ROMA 1:16-17)

Gambar
  Injil adalah Harapan yang Pasti di Tengah Tantangan Era Post-Truth Roma 1:16-17 Oleh: Pdt. Refamati Gulo, M.Th. Pengantar Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, Kita hidup di zaman yang sering disebut sebagai era post-truth yaitu zaman di mana kebenaran tidak lagi diukur berdasarkan fakta, melainkan oleh perasaan dan opini pribadi. Di media sosial, berita palsu seringkali lebih cepat dipercaya daripada kebenaran; di dunia pendidikan dan budaya, nilai moral relatif dianggap wajar; bahkan dalam kehidupan rohani, banyak orang mencari " kebenaran " yang sesuai selera mereka, bukan kebenaran Allah. Istilah “ Post-Truth ” berasal dari dua kata bahasa Inggris: post (sesudah) dan truth (kebenaran). Namun, arti istilah ini bukan berarti “ zaman setelah kebenaran tidak ada lagi ”, melainkan menggambarkan suatu keadaan di mana kebenaran tidak lagi menjadi dasar utama dalam membentuk opini publik atau keputusan seseorang. Menurut Oxford Dictionaries , post-truth didefinisikan s...