Postingan

TUHAN Mengasihi Segala Bangsa (Maleakhi 1:1-6)

Gambar
  TUHAN Mengasihi Segala Bangsa Maleakhi 1:1-6 Oleh: Pdt. Refamati Gulo, M.Th. Pengantar Kasih Tuhan bagi segala bangsa merupakan suatu kisah panjang yang melintasi sejarah manusia. Sejak awal penciptaan, Allah tidak pernah membatasi kasih-Nya hanya pada satu kelompok, suku, atau wilayah tertentu. Pemilihan Israel dalam Perjanjian Lama bukanlah tanda bahwa Allah mengabaikan bangsa-bangsa lain, melainkan bagian dari rencana besar-Nya untuk menghadirkan berkat bagi seluruh dunia. Tujuan Allah mengasihi segala bangsa adalah agar semua manusia mengenal Dia, mengalami penyelamatan-Nya, dan hidup dalam damai sejahtera yang berasal dari-Nya. Namun rencana kasih Allah ini menimbulkan sebuah pertanyaan: bagaimana mungkin Allah memilih satu bangsa untuk dipakai tanpa meniadakan kasih universal-Nya kepada seluruh umat manusia? Di sinilah keindahan karakter Allah tampak jelas. Ia bekerja melalui satu bangsa, tetapi kasih dan tujuan-Nya melingkupi seluruh bumi. Pada masa kini, gambaran ka...

INJIL ADALAH HARAPAN YANG PASTI DI TENGAH TANTANGAN ERA POST-TRUTH (ROMA 1:16-17)

Gambar
  Injil adalah Harapan yang Pasti di Tengah Tantangan Era Post-Truth Roma 1:16-17 Oleh: Pdt. Refamati Gulo, M.Th. Pengantar Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, Kita hidup di zaman yang sering disebut sebagai era post-truth yaitu zaman di mana kebenaran tidak lagi diukur berdasarkan fakta, melainkan oleh perasaan dan opini pribadi. Di media sosial, berita palsu seringkali lebih cepat dipercaya daripada kebenaran; di dunia pendidikan dan budaya, nilai moral relatif dianggap wajar; bahkan dalam kehidupan rohani, banyak orang mencari " kebenaran " yang sesuai selera mereka, bukan kebenaran Allah. Istilah “ Post-Truth ” berasal dari dua kata bahasa Inggris: post (sesudah) dan truth (kebenaran). Namun, arti istilah ini bukan berarti “ zaman setelah kebenaran tidak ada lagi ”, melainkan menggambarkan suatu keadaan di mana kebenaran tidak lagi menjadi dasar utama dalam membentuk opini publik atau keputusan seseorang. Menurut Oxford Dictionaries , post-truth didefinisikan s...

BELAS KASIH (YUNUS 4:1-11)

Gambar
  Belas Kasih Yunus 4:!-11 Oleh: Pdt. Refamati Gulo, M.Th. Belas Kasih Yunus 4:1-11 Oleh: Pdt. Refamati Gulo, M .Th.     Pengantar Kisah Yunus dalam pasal 4:1–11 menghadirkan kontras yang tajam antara hati manusia yang terbatas dan kasih Allah yang tak terbatas . Yunus, yang telah diutus untuk menyerukan pertobatan di Niniwe, justru marah ketika Allah menunjukkan belas kasih-Nya dengan mengampuni bangsa itu. Dalam dirinya muncul benturan antara keinginan untuk melihat keadilan ditegakkan dan kesediaan untuk menerima kasih karunia yang melampaui logika manusia. Yunus lebih menghendaki hukuman ketimbang pengampunan; ia lebih terpaku pada pandangannya sendiri daripada memahami hati Allah yang berbelas kasih. Gambaran hati Yunus ini mencerminkan kondisi rohani umat Tuhan di berbagai zaman, termasuk gereja masa kini. Dalam sejarah perkembangan gereja, kita melihat bagaimana umat Allah terus berhadapan dengan berbagai tantangan zaman. Kesadaran untuk memelihara h...